Skip to main content

Passing Grade Universitas Indonesia (UI) 2017

Hasil gambar untuk kampus UI

 

Passing Grade Universitas Indonesia (UI) 2017 - Universitas Indonesia merupakan salah satu universitas yang terbaik indonesia. Universitas Indonesia selalu meraih peringkat 3 besar Universitas terbaik. Akreditasi UI sudah mendapat nilai A dari Kemenristek Dikti. UI selalu menjadi prioritas untuk kuliah karena kualitasnya sudah terjamin. Banyak alumni UI yang sudah menjadi orang besar. Persaingan masuk UI tergolong sangat ketat. Dibutuhkan strategi yang jitu untuk memasukinya. Berikut ini adalah Passing Grade jurusan yang ada di UI kategori saintek maupun soshum baik lewat jalur SNMPTN maupun SBMPTN 2017.


KATEGORI IPA PASSING GRADE UI 2017

 

  1. Pendidikan Dokter (62.78%)

  2. Ilmu Komputer (55.99%)

  3. Teknik Industri (51.60%)

  4. Farmasi (54.93%)

  5. Teknik Elektro (50.77%)

  6. Arsitektur (45.67%)

  7. Teknik Komputer (45.26%)

  8. Teknik Mesin (45.16%)

  9. Teknik Sipil (44.09%)

  10. Ilmu Keperawatan (43.00%)

  11. Teknik Kimia (42.48%)

  12. Sistem Informasi (42.38%)

  13. Teknik Metalurgi dan Material (42.38%)

  14. Pend. Dokter Gigi (49.65%)

  15. Matematika (40.50%)

  16. Teknik Lingkungan (40.49%)

  17. Kimia (36.83%)

  18. Teknik Perkapalan (36.54%)

  19. Kesehatan Masyarakat (35.91%)

  20. Arsitektur Interior (35.67%)

  21. Fisika (34.67%)

  22. Teknologi Bioproses (32.03%)

  23. Biologi (30.67%)

  24. Gizi (30.17%)

  25. Geografi (32.56%)


 

KATEGORI SOSHUM PASSING GRADE UI 2017

 

  1. Akuntansi (56.4%)

  2. Ilmu Hubungan Internasional (53.8%)

  3. Ilmu Komunikasi (52.3%)

  4. Manajemen (50.8%)

  5. Ilmu Administrasi Niaga (43.8%)

  6. Ilmu Administrasi Fiskal (43.1%)

  7. Ilmu Administrasi Negara (42.7%)

  8. Ilmu Ekonomi (49.7%)

  9. Ilmu Hukum (50.6%)

  10. Ilmu Politik (40.2%)

  11. Psikologi (48.8%)

  12. Sastra Jepang (39.7%)

  13. Sastra Inggris (39.4%)

  14. Sastra Perancis (38.8%)

  15. Bahasa dan Kebudayaan Korea (37.1%)

  16. Ilmu Kesejahteraan Sosial (36.3%)

  17. Kriminologi (35.8%)

  18. Sosiologi (35.7%)

  19. Sastra Cina (35.2%)

  20. Sastra Jerman (33.3%)

  21. Antropologi Sosial (31.6%)

  22. Sastra Indonesia (31.0%)

  23. Ilmu Perpustakaan (30.4%)

  24. Ilmu Filsafat (30.2%)

  25. Sastra Rusia (29.5%)

  26. Arkeologi Indonesia (28.9%)

  27. Ilmu Sejarah (30.9%)

  28. Sastra Belanda (28.2%)

  29. Sastra Arab (30.8%)

  30. Sastra Daerah untuk Sastra Jawa (29.8%)

Comments

Popular posts from this blog

Tutor Plants Vs Zombie Cheat With Cheat Engine + Download Link

All In One Cheat Plants Vs. Zombies (Infinite Sun,Money,No Refill and Tree Of Wisdom) .Plants vs. Zombie adalah game bawaan dari Popcap yang tipe permainannya adalah mengandalkan strategi.Menurut saya sendiri,game ini memiliki tampilan yang unik dan bagus.Karena dalam game ini terdapat 2 karakter yaitu tanaman dan zombie (pokoknya seru,lucu dan pasti bikin ketagihan deh).Saya saja saking senangnya sampai-sampai dari pagi hingga dini hari main game itu.Dalam game ini,kita harus berusaha agar para zombie tidak bisa masuk kedalam rumah kita dan memakan otak kita (iiihh sereem..)dengan cara menanami tumbuh2an di pekarangan rumah kita.Inti dari permainan ini adalah mencegah para zombie untuk masuk ke rumah kita.Dan ini adalah Screenshoot nya:

10 Kesalahan Dalam Menggunakan Twitter

Pernah bertanya apakah kita sudah ber-twitter dengan benar dan baik ? atau apakah kita menggunakan twitter sesuai interest atau ketertarikan kita ? Berikut ini adalah beberapa kesalahan dalam menggunakan twitter. 1.    Kesalahan pertama adalah tidak mengikuti ketertarikan kita, inti dari twitter adalah mengikuti keingintahuan, atau ketertarikan yang kita miliki, seperti hobi, berita, musik,musisi dan artis idola, selalu follow back orang yang follow kita   sebenarnya tidak sepenuhnya benar, karena kembali lagi ke interest kita, apa benar orang yang follow kita itu tweetnya berguna buat kita ? atau sekadar follow back karena dia follow kita, ini perlu jadi pertimbangan. 2.    Kesalahan kedua adalah unfollow user setelah kita di follow back, atau mengulang kembali proses tersebut sampai   kita di follow. ini tidak baik, bahkan berkesan menggangu, selalu ikuti interest dan kebutuhan informasi kita,   jangan hanya mencari followers semata. ...